Petani Benguet kehilangan P2,5 juta setiap hari karena masuknya wortel selundupan —kelompok GMA News Online
Money

Petani Benguet kehilangan P2,5 juta setiap hari karena masuknya wortel selundupan —kelompok GMA News Online

Petani di La Trinidad, Benguet, kehilangan rata-rata P2,5 juta setiap hari sejak awal tahun 2022 karena penyelundupan hasil pertanian, kata petugas Liga Asosiasi di Area Perdagangan Sayuran LA Trinidad, Senin.

Pada sidang Senat, Agot Balanoy, petugas hubungan masyarakat asosiasi, mengatakan volume wortel yang diselundupkan meningkat dua kali lipat dari 20% pada tahun 2021 menjadi 40% tahun ini meskipun ada klaim bahwa ada penyitaan yang dilakukan oleh lembaga pemerintah.

“Mulai tahun lalu, penurunan pesanan kami yang berasal dari pasar utama yang berbeda turun menjadi 20 hingga 40 persen. Jadi, tahun lalu 20 persen lang, tapi tahun ini karena volume selundupan wortel [has] berlipat ganda, penurunan pesanan juga berlipat ganda [the decrease of orders has also doubled],” kata Balanoy.

“Jadi nilai moneter dari persentase ini rata-rata setara dengan Rp2,5 juta per hari, yang merupakan kerugian dari pihak petani,” tambahnya.

Balanoy mengatakan kepada Senat bahwa konsumen lebih suka membeli sayuran dari China karena tanaman ini dapat disimpan selama dua bulan dibandingkan dengan produk lokal yang hanya dapat bertahan selama dua hingga tiga hari.

“Jadi ini efek lain dari penyelundupan. Banyaknya wortel lokal atau Benguet yang tidak laku di pasaran karena mereka — konsumen kami atau pembeli kami di pasar akhir — lebih memilih membeli wortel selundupan yang berasal dari China terutama karena menurut konsumen wortel China dapat disimpan untuk dua orang. bulan dan tidak akan musnah sedangkan wortel Benguet kami mudah hancur dalam waktu dua sampai tiga hari,” ujarnya.

“Ada banyak wortel lokal yang dibuang.”

Presiden Senat Vicente Sotto III mengatakan pihak berwenang harus melihat kemungkinan bahwa sayuran impor ini mengandung bahan kimia untuk memperpanjang umur simpannya.

“Salah satu yang perlu diketahui, wortel yang datang dari luar negeri atau impor atau selundupan, biasanya diselundupkan sehingga membutuhkan waktu dua bulan, ada obatnya. Jadi mereka tidak harus membeli, ”katanya.

(Salah satu hal yang harus kita ketahui adalah jika wortel impor atau selundupan ini mengandung bahan kimia sehingga dapat disimpan selama dua bulan.)

Komite Seluruh Senat sedang menyelidiki penyebaran produk pertanian selundupan di pasar Filipina.

Panel juga sedang mendalami persoalan di Biro Bea Cukai terkait penyelundupan hasil bumi. —KBK, Berita GMA


Posted By : tgl hk