PAL rilis protokol kedatangan terbaru menyusul deteksi varian Omicron di negara lain GMA News Online
Money

PAL rilis protokol kedatangan terbaru menyusul deteksi varian Omicron di negara lain GMA News Online

Maskapai penerbangan Filipina Airlines (PAL) pada hari Senin melaporkan protokol kedatangan yang direvisi, menyusul perluasan daftar negara “Merah” di tengah deteksi varian COVID-19 yang baru.

Menurut PAL, protokol berikut berlaku mulai Minggu, 28 November:

Protokol kedatangan untuk negara atau wilayah hijau dan kuning:

  • Sesuai dengan peraturan IATF, protokol pengujian dan karantina untuk semua pelancong internasional yang masuk di semua pelabuhan masuk akan mematuhi protokol pengujian dan karantina untuk negara-negara daftar “kuning”.
  • Pelancong yang datang dari Hong Kong juga akan tunduk pada protokol untuk “negara kuning”

Orang Filipina perantauan atau orang asing yang memenuhi syarat dari negara hijau dan kuning:

  • Pelancong yang divaksinasi lengkap harus menyerahkan tes RT-PCR negatif yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan, swabbing hari ketiga, dan pemantauan sendiri hingga hari ke-14 sejak kedatangan.
  • Mereka yang tidak memiliki hasil tes swab negatif harus menjalani karantina di fasilitas hingga keluarnya hasil, swab hari kelima, dan karantina rumah hingga hari ke-10 sejak kedatangan.
  • Pelancong yang tidak divaksinasi atau divaksinasi sebagian akan dikenakan karantina berbasis fasilitas hingga keluarnya hasil negatif, swabbing hari ketujuh, dan karantina rumah hingga hari ke-14 sejak kedatangan.

MalacaƱang sebelumnya pada hari Senin mengumumkan penangguhan sementara implementasi resolusi yang memungkinkan masuknya orang asing yang divaksinasi penuh dengan hak istimewa bebas visa karena kekhawatiran yang melibatkan penyebaran varian Omicron COVID-19, MalacaƱang mengumumkan Senin.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Omicron sebagai varian kekhawatiran, dan banyak negara berlomba untuk mencoba dan menahannya. Asal usul varian saat ini tidak jelas, tetapi para ilmuwan Afrika Selatan adalah yang pertama mengumumkan penemuan itu pada 25 November.

Filipina sejauh ini telah menempatkan beberapa negara di bawah Daftar Merah hingga 15 Desember, dalam upaya mencegah penyebaran varian tersebut. – RSJ, Berita GMA


Posted By : tgl hk