Kerusakan Agri akibat Odette naik menjadi P2,6 miliar GMA News Online
Economy

Kerusakan Agri akibat Odette naik menjadi P2,6 miliar GMA News Online

Kerusakan dan kerugian pada sektor pertanian yang disebabkan oleh Topan Odette sejauh ini mencapai P2,6 miliar, menurut data terbaru yang dirilis oleh Departemen Pertanian (DA).

Pada pukul 12 siang, 22 Desember, DA mengatakan kerusakan dan kerugian pertanian yang ditimbulkan oleh bencana itu mencapai P2,6 miliar.

Ini lebih tinggi dari kerusakan senilai P2,2 miliar yang dilaporkan pada pukul 17.00, 21 Desember.

Jumlah tersebut mencakup volume kehilangan produksi sebesar 87.640 metrik ton (MT) dan 60.451 hektar area pertanian di Calabarzon, Mimaropa, Bicol, Visayas Barat, Visayas Tengah, Visayas Timur, Semenanjung Zamboanga, Mindanao Utara, Davao, dan Caraga.

Topan tersebut mempengaruhi 34.747 petani dan nelayan.

Komoditas yang terkena dampak meliputi beras, jagung, tanaman bernilai tinggi, peternakan, dan perikanan.

Kerusakan juga terjadi pada infrastruktur pertanian, mesin dan peralatan, kata DA.

“Nilai-nilai ini tunduk pada validasi. Kerusakan dan kerugian tambahan diperkirakan terjadi di daerah yang terkena dampak Odette,” tambahnya.

Departemen Pertanian, bagaimanapun, mengatakan 11.454 hektar beras telah dipanen dari Daerah Mimaropa, VI, VIII, IX, XI, dan XIII dengan produksi setara 34.433 metrik ton senilai P615,53 juta.

“Untuk jagung, total 2.452 hektar telah dipanen dari Wilayah IV-A, Mimaropa, VIII, IX, XI, dan XIII dengan produksi setara 6.965 metrik ton senilai P82,55 juta,” kata DA.

Badan tersebut mengatakan kantor lapangan regionalnya sedang melakukan penilaian kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan oleh bencana di sektor pertanian-perikanan.

“DA terus berkoordinasi dengan LSM terkait (lembaga pemerintah nasional), LGU (unit pemerintah daerah) dan kantor terkait DRRM (pengurangan dan manajemen risiko bencana) terkait dampak Odette, serta sumber daya yang tersedia untuk intervensi dan bantuan,” itu berkata.

DA mencatat akan memberikan setidaknya P1,75 miliar bantuan siap tersedia untuk petani dan nelayan yang terkena dampak:

  • Dana Respon Cepat (QRF) senilai P1 miliar untuk rehabilitasi daerah yang terkena dampak
  • Benih padi senilai Rp148 juta, benih jagung senilai Rp57,6 juta, aneka sayuran senilai Rp44,6 juta
  • Jumlah awal P500-juta di bawah Program Bantuan Survival and Recovery (SURE) dari Dewan Kebijakan Kredit Pertanian (ACPC)
  • Bibit ikan senilai P1,64 juta dan bantuan kepada nelayan yang terkena dampak dari Biro Perikanan dan Sumber Daya Perairan (BFAR)
  • P625.150 obat-obatan dan biologi untuk kebutuhan ternak dan unggas dari RFO V
  • Dana yang tersedia dari Perusahaan Asuransi Tanaman Filipina (PCIC) untuk mengganti kerugian petani yang terkena dampak

DA mengatakan pusat operasi DRRM-nya akan terus memberikan pembaruan mengenai Odette. – BM, Berita GMA


Posted By : hk hari ini keluar