Harga galunggong tetap tinggi meski impor — group
Economy

Harga galunggong tetap tinggi meski impor — group

Langkah pemerintah untuk mengimpor 60.000 metrik ton ikan untuk menambah pasokan karena musim penangkapan ikan yang ditutup tidak menurunkan harga galunggong, kelompok advokasi ketahanan pangan Tugon Kabuhayan mengatakan Selasa.

Mengutip pantauan pasar terbaru Departemen Pertanian, Tugon Kabuhayan mengatakan harga galunggong tertahan di level Rp200 per kilogram.

Beberapa pasar bahkan menjual dengan harga P240 per kilo, katanya.

“Impor yang tidak perlu mempengaruhi sektor perikanan lokal dan harga tidak turun sekarang,” kata Mantan direktur Biro Perikanan dan Sumber Daya Perairan (BFAR) dan penyelenggara Tugon Kabuhayan Asis Perez.

Perez mengatakan, keputusan DA untuk mengimpor 60.000 metrik ton ikan seperti galunggong sudah dirasakan oleh sektor perikanan budidaya setempat.

GMA News Online telah menghubungi DA untuk memberikan komentar tentang masalah ini, tetapi belum ada tanggapan yang diterima hingga saat ini.

Pada Agustus, Menteri Pertanian William Dar menyetujui penerbitan Certificate of Necessity to Import (CNI) 60.000 metrik ton ikan, termasuk layang bulat atau galunggong, makarel, dan bonito yang akan dijual di pasar tradisional untuk kepentingan konsumen. , khususnya di Metro Manila dan daerah yang kekurangan ikan di negara ini.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan produksi ikan lokal saat ini, menjaga pasokan yang cukup, dan membuatnya terjangkau oleh konsumen, terutama pada kuartal terakhir tahun ini dan bersamaan dengan musim penangkapan ikan yang ditutup.

Namun, kesenjangan pasokan untuk tiga bulan tutup musim penangkapan di berbagai daerah penangkapan ikan di dalam negeri hanya sebesar 30.000 metrik ton, yang berarti bahwa ini seharusnya hanya volume yang harus diimpor menurut Dewan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan dan Perairan Nasional dan Operator Penangkapan Ikan Navotas, menurut Perez.

Selama beberapa bulan terakhir, harga ikan menjadi salah satu faktor yang mendorong inflasi negara, katanya.

“Ini juga karena harga minyak mentah yang mahal yang berdampak pada biaya transportasi, serta cuaca buruk yang memaksa harga ikan naik. Pasokan ikan yang terbatas saat ini juga karena musim penangkapan ikan yang sedang berlangsung di beberapa tempat pemijahan termasuk Palawan, Laut Visayan dan Zamboanga pada bulan depan, ”tambahnya.

Perez mengatakan bahwa menambah masalah pasokan adalah laporan pembatasan yang dilakukan terhadap nelayan lokal yang menangkap ikan di perairan Laut Filipina Barat yang diperebutkan. – RSJ, Berita GMA


Posted By : hk hari ini keluar