DTI: Sarden, meat loaf, kornet, sabun, produsen kopi ingin menaikkan harga

DTI: Sarden, meat loaf, kornet, sabun, produsen kopi ingin menaikkan harga

Departemen Perdagangan dan Perindustrian (DTI) menyatakan telah menerima pemberitahuan penyesuaian harga dari produsen ikan sarden, meat loaf, kornet, kopi, dan sabun.

DTI mengatakan sedang mempelajari masalah tersebut tetapi akan berusaha untuk membuat barang-barang tersebut tetap terjangkau untuk kepentingan konsumen, menurut laporan Bernadette Reyes di Saksi GMA Integrated News, Jumat.

Itu terjadi pada Agustus 2022 ketika DTI terakhir mengeluarkan panduan harga eceran yang disarankan (SRP) untuk beberapa barang.

Pada hari Jumat, Sekretaris DTI Alfredo Pascual dan Senator Mark Villar, ketua Komite Perdagangan, Perdagangan dan Kewirausahaan Senat, pergi ke beberapa supermarket di Makati City untuk melakukan inspeksi.

Mereka menemukan bahwa barang yang dijual mengikuti SRP atau bahkan lebih rendah.

Produk pertanian, bawang

Pascual dan Villar juga pergi ke Pasar Guadalupe di Kota Makati untuk mengecek produk hasil pertanian.

Sekretaris DTI mengatakan mereka ingin membuat database untuk memonitor permintaan dan pasokan barang-barang pertanian.

“Berapa ton bawang merah yang kita panen? Dan berapa total kebutuhannya? Berapa kekurangan yang harus dipenuhi dan jika impor? Jadi perlu sistem digitalisasi,” ujar Pascual.

“Kalau ada buffer stock yang dikuasai pemerintah, saya kira para pedagang tidak akan berani menimbun dan memanipulasi harga,” tambahnya.

Villar mengatakan mereka selanjutnya akan memeriksa grosir.

“Yang akan kami kunjungi berikutnya adalah grosir sehingga kami bisa melacak di mana ada kenaikan harga yang besar,” kata Villar kepada wartawan.

“Kami akan awasi yang berada di kisaran harga yang lebih rendah karena itu yang dibeli oleh konsumen biasa. Kami akan pelajari apakah mereka bisa menyerap harganya,” kata Pascual.

Sementara itu, di Pasar Balintawak di Kota Quezon, harga bawang merah turun dari P550 per kilo Desember lalu menjadi P320 per kilo pada Jumat.

Ini adalah perkembangan yang disambut baik oleh grosir dan konsumen.

Menurut Samahang Industriya ng Agrikultura (SINAG), harga bawang merah di beberapa daerah perlahan turun dan akan segera terasa di Metro Manila.

“Di Bayambang [sa Pangasinan]’yung juga [na sibuyas]P140 hingga P160 [per kilo]. Ada putih [na sibuyas] dari P110 ke P120 [per kilo],” kata Ketua SINAG Rosendo So.

“Karena Pangasinan merah panen akan dimulai pada minggu ketiga Januari. Jadi sekarang ada sedikit. Tapi menjelang Februari cukup besar. Minggu terakhir bulan ini diperkirakan sekitar 6.000 metrik ton dari Pangasinan, dia ditambahkan. —KG, Berita GMA


Posted By : hk hari ini keluar