DOLE mengingatkan majikan tentang aturan pembayaran untuk 9 April dan liburan Pekan Suci Berita GMA Online
Companies

DOLE mengingatkan majikan tentang aturan pembayaran untuk 9 April dan liburan Pekan Suci Berita GMA Online

Departemen Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan (DOLE) mengeluarkan pedoman pembayaran bagi majikan untuk pekerjaan karyawan mereka yang diberikan selama liburan pada April 2022.

Ini adalah untuk liburan bulan ini sebagai berikut:

  • 9 April : Araw ng Kagitingan (libur biasa)
  • 14 April: Kamis Putih (libur biasa)
  • 15 April: Jumat Agung (libur biasa)
  • 16 April: Black Saturday (libur khusus non-kerja)

Sekretaris DOLE Silvester Bello III, dalam Penasihat Tenaga Kerja No. 8, mengatakan karyawan yang akan masuk kerja pada tanggal 9, 14 dan 15 April berhak mendapatkan gaji ganda.

Sedangkan bagi yang tidak masuk kerja pada tanggal 9, 14 dan 15 April akan dibayar 100% dari gaji pada hari tersebut.

“Jika karyawan tidak bekerja, maka ia akan dibayar 100% dari gajinya untuk hari-hari yang ditentukan [(basic wage + cost of living allowance) x 100%]sedangkan untuk pekerjaan yang dilakukan pada hari libur biasa, karyawan akan dibayar 200% dari gaji tetapnya selama delapan jam pertama. [(basic wage + COLA) x 200%],” kata DOLE dalam siaran pers.

Sementara itu, mereka yang bekerja lembur pada hari-hari tersebut berhak atas tambahan 30% dari tarif per jamnya.

“Untuk kerja lembur (pekerjaan yang dilakukan lebih dari delapan jam), ia akan dibayar tambahan 30% dari tarif per jamnya. [Hourly rate of the basic wage x 200% x 130% x number of hours worked],” kata DOLE.

Mereka yang bekerja pada hari libur reguler yaitu hari istirahat karyawan juga akan dibayar 30% di atas gaji 200%.

“Apabila seorang pekerja bekerja pada hari libur biasa yang juga jatuh pada hari istirahatnya, maka diberikan tambahan 30% dari upah pokoknya sebesar 200%. [(basic wage + COLA) x 200%] + [30% (basic wage x 200%)],” kata Departemen Tenaga Kerja.

Demikian pula, mereka yang bekerja lembur pada hari istirahat akan diberikan upah tambahan.

“Untuk kerja lembur pada hari libur biasa yang juga jatuh pada hari istirahatnya, ia akan dibayar tambahan 30% dari tarif per jamnya pada hari tersebut. [Hourly rate of the basic wage x 200% x 130% x 130% x number of hours worked],” tambahnya.

Sementara itu, untuk tanggal 16 April (Sabtu Hitam) yang merupakan hari libur khusus, DOLE mengatakan pengusaha harus mengikuti pedoman ini:

Tidak ada gaji, tidak ada pekerjaan: “Jika karyawan tidak bekerja, prinsip ‘tidak bekerja, tidak dibayar’ akan berlaku, kecuali ada kebijakan perusahaan, praktik, atau perjanjian kerja bersama (PKB) yang memberikan pembayaran pada hari khusus.”

30% tambahan untuk mereka yang bekerja: “Untuk pekerjaan yang dilakukan pada hari istimewa, ia akan dibayar tambahan 30 persen dari upah pokoknya pada delapan jam pertama kerja. [(basic wage x 130%) + COLA].”

Kerja lembur: “Untuk pekerjaan yang dilakukan lebih dari delapan jam (kerja lembur), ia akan dibayar tambahan 30 persen dari tarif per jamnya pada hari tersebut. [hourly rate of the basic wage x 130% x 130% x number of hours worked].”

Bekerja di hari istirahat: “Apabila seorang pekerja bekerja pada hari khusus yang juga jatuh pada hari istirahatnya, maka ia akan dibayar tambahan 50 persen dari upah pokoknya pada delapan jam pertama kerja. [(basic wage x 150%) + COLA].”

Lembur di hari istirahat: “Selain itu, untuk kerja lembur pada hari khusus yang juga jatuh pada hari istirahatnya, ia akan dibayar tambahan 30 persen dari upah sejamnya pada hari tersebut. [Hourly rate of the basic wage x 150% x 130% x number of hours worked].”

—KG, Berita GMA


Posted By : no hk hari ini