DBM: 97,4% dari anggaran nasional P4.5-T dirilis pada akhir Oktober
Economy

DBM: 97,4% dari anggaran nasional P4.5-T dirilis pada akhir Oktober

Departemen Anggaran dan Manajemen (DBM) pada hari Selasa mengatakan telah merilis 97,4% dari APBN 2021 senilai P4.506 triliun hingga akhir Oktober tahun ini.

Dalam sebuah pernyataan, DBM mengatakan P4,390 triliun dari anggaran nasional dirilis pada 31 Oktober 2021.

“Oleh karena itu, ini menyisakan saldo P115,57 juta, yang ditetapkan untuk menutupi kebutuhan pendanaan untuk bulan-bulan sisa tahun ini,” katanya.

Bagian Anggaran mengatakan bahwa sebagian besar jatah yang dikeluarkan, sebesar P2,496 triliun, pergi ke berbagai departemen dan lembaga.

Sementara itu, sejumlah P387,12 miliar dikeluarkan dari Dana Tujuan Khusus seperti Bantuan Anggaran untuk Perusahaan Pemerintah, Alokasi ke Unit Pemerintah Daerah, Dana Kontinjensi, Dana Lain-Lain Manfaat Personil, Dana Pengurangan Risiko Bencana Nasional dan Manajemen, dan Dana Pensiun dan Gratifikasi.

Rilis penjatahan untuk alokasi otomatis meningkat menjadi P1,238 triliun, menurut DBM.

Ini termasuk pelepasan untuk Penjatahan Pendapatan Internal Unit Pemerintah Daerah, Pensiun Janda Mantan Presiden/Mantan Presiden, Pinjaman Bersih, Pembayaran Bunga, Dana Pengeluaran Pajak/Bea Masuk dan Pajak, dan persyaratan Premi Asuransi Pensiun dan Jiwa, katanya.

Selanjutnya, alokasi untuk alokasi otomatis lainnya sebesar P34,10 miliar juga telah dirilis, tambahnya.

Sejalan dengan Undang-Undang Republik (RA) No. 11520 yang memperpanjang masa berlaku Undang-Undang Alokasi Umum Tahun Anggaran 2020 hingga 31 Desember 2021, DBM mengatakan juga telah merilis P135,50 miliar.

Jumlah tersebut mencakup pelepasan jatah sebesar P91,86 miliar untuk pelaksanaan program dan proyek yang disahkan berdasarkan RA No. 11494 atau Bayanihan untuk Memulihkan sebagai Satu Undang-Undang.

Selain itu, DBM mengatakan bahwa P100,52 miliar telah dikeluarkan dari Alokasi Tidak Terprogram, yang merupakan alokasi siaga yang mengizinkan pengeluaran lembaga tambahan untuk program dan proyek prioritas ketika pengumpulan pendapatan melebihi target sumber daya atau ketika hibah tambahan atau dana asing dihasilkan. —Ted Cordero/KBK, GMA News


Posted By : hk hari ini keluar